Jalan Poros akhirnya menelan korban jiwa

Untuk kesekian kalinya jalan poros Kaltim yang menghubungkan Kecamatan Kaliorang dengan Talisayan Kabupaten Berau memakan korban, kali ini menimpa salah satu warga Desa Bumi Rapak Kecamatan Kaubun , Darma ( 35 Tahun ) yang tewas karena tertindih truk sembako yang akan melewati jalan yang rusak disekitar km 2 jalan menuju Kaubun pada tanggal 8 juni 2011 yang lalu pada jam 18.00 Wita. Pada saat itu korban yang juga bersama suaminya ,Khairul, bermaksud pulang menuju rumahnya dijalan Maninjau Desa Bumi Rapak setelah selesai berurusan di Sangatta. Korban bersama suaminya kemudian berpapasan dengan dua truk yang terhalang akibat jalan yang tergenang lumpur akibat hujan yang melanda kawasan Sangsaka sejak pagi hari kemarin.
Korban pun memutuskan turun dari kendaraan roda dua mereka karena badan jalan yang dihimpit oleh dua truk yang berusaha keluar dari genangan lumpur. Namun pada saat korban sedang berjalan dengan posisi disamping truk tiba-tiba truk berjalan perlahan dan langsung menimpa korban. “Setelah dilakukan evakuasi terhadap korban, korban segera dibawa menuju Puskesmas Kaubun, namun karena kondisi luka yang diderita cukup parah, korban pun meninggal setelah sampai di Puskesmas Kaubun”. kata Kapospol Kaubun, Putu Sumardika yang pada saat itu berada ditempat kejadian.
Dalam kesempatan terpisah, Camat Kaubun, Rizali Hadi menyatakan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban yang tertimpa musibah. Selanjutnya Rizali Hadi menyatakan bahwa pihaknya telah menghimbau kepada pihak Perusahaan setempat untuk memperbaiki jalan yang rusak karena Bupati Kutai Timur pada beberapa waktu yang lalu telah menginstruksikan kepada seluruh Pimpinan Perusahaan Perkebunan Se Kutai Timur untuk membantu memperbaiki jalan yang ada disekitar wilayah mereka . “ Dan kami pun telah menghimbau kepada pihak perusahaan yang beroperasi disekitar Kaubun untuk membantu perbaikan jalan sekaligus membagi titik-titik kerusakan jalan menurut zona operasi mereka, yang menjadi tanggung jawab mereka untuk diperbaiki namun sampai saat ini hanya baru beberapa perusahaan saja yang memperbaiki.” Kata Rizali Hadi melalui telephone selulernya. Hal itu mungkin terjadi karena kondisi cuaca yang tidak mendukung akhir-akhir ini. Namun demikian Camat Kaubun berharap agar perusahaan yang belum melaksanakan instruksi Bupati tersebut untuk segera memperbaiki jalan yang ada. Jangan sampai karena masyarakat tidak sabar menunggu aksi perbaikan dari perusahaan, masyarakat melakukan tindakan pemblokiran karena kondisi jalan yang rusak sudah memakan korban jiwa. “Ini yang tidak kami harapkan karena bagaimanapun akses jalan poros yang ada pada saat ini juga dilalui oleh kendaraan angkutan alat berat (trailer/fuso) dan juga truk pengangkut TBS ( Tandan Buah Segar ) kelapa sawit menuju pabrik CPO di Pangadan Baru “ tambah Rizali Hadi diakhir pembicaraan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s