Kepala Desa Bumi Rapak rampungkan pertanggungjawaban

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Desa Bumi Rapak yang juga dikenal selama ini oleh masyarakat setempat sebagai “kampungya Bupati Kutai Timur “ menyelenggarakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa tahun anggaran 2010. Kegiatan yang dihelat pada tanggal 27 April 2011 dilaksanakan bertempat di balai Desa Bumi Rapak.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Perangkat Desa, Ketua BPD beserta Anggota, pengurus Lembaga Kemasyarakatan dan Tokoh masyarakat setempat ini, Kepala Desa menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pemerintahan Desa termasuk penyelenggaraan pembangunan yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2010, PNPM-MP, Kegiatan pembangunan yang dibiayai dari APBD Kutai Timur dan APBN.
Dalam pidato pertanggungjawaban yang dibacakan sendiri oleh Kades Sucipto, disampaikan garis besar hasil pelaksanaan pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah desa. Menurutnya keberhasilan yang telah dicapai ini merupakan hasil kerja bareng antara Pemerintah Desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) , LPM Desa dan lembaga kemasyarakatan lainnya hingga ditingkat RT (Rukun Tetangga). “ kami harapkan pembangunan kedepan bisa lebih dimaksimalkan dengan melibatkan semua elemen masyarakat secara transparan,akuntabel,berkelanjutan,sinergis, koordinatif dan partisipatif” tambah Kades Sucipto dalam pidatonya.
Sedangkan Djuraidin,selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa menyatakan bahwa pelaksanaan pembangunan tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang menyelimutinya. Diharapkan dengan permasalahan itu dapat dipecahkan bersama sehingga pada akhirnya tidak merugikan kepentingan masyarakat dan dievaluasi untuk perbaikan dimasa yang akan datang. “ Koordinasi antara Pemerintah Desa dengan BPD sangat penting agar kami bisa menjawab apabila ada masyarakat yang bertanya mengenai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Desa saat ini.” Papar Djuraidin.
Dalam arahan Camat Kaubun, Rizali Hadi, yang disampaikan oleh Kasi PMD, Suprapto menyatakan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa merupakan salah satu kewajiban Kepala Desa yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 72 tentang Desa dan Peraturan Daerah Nomor Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 7 tahun 2007 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan,Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa. Karena itu amanat peraturan perundang-undangan maka setiap tahun Kepala Desa harus menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Desa kepada Bupati melalui Camat, Laporan Keterangan Pertanggungjawban Kepala Desa kepada Badan Permusyawaratan Desa dan Informasi Laporan Pertanggungjawaban kepada masyarakat. “Kegiatan LKPJ Kades ini merupakan kegiatan tahunan pemerintahan desa yang harus dilaksanakan setiap tahunnya, masyarakat bisa menagih kepada Kepala Desa mengenai Laporan Pertanggungjawaban Kepala Desa mengenai apa yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa selama satu tahun anggaran”.terang Suprapto dalam sambutannya mewakili Camat Kaubun,Rizali Hadi. Menurutnya dari 8 Desa yang ada di Kecamatan Kaubun baru Desa Bumi Rapak yang menyelenggarakan LKPJ Kades yang didampingi oleh Tim dari Kecamatan, setelah Desa Cipta Graha dan Desa Bukit Permata telah menyelenggarakan kegiatan serupa tanpa didampingi tim dari Kecamatan. Sedangkan 2 Desa yang menerima ADD tahun 2010 yakni Desa Bumi Jaya dan Desa Bumi Etam belum diketahui jadwal LPKJ tersebut. 3 (Tiga) Desa yang lain yaitu Desa Mata Air, Desa Pengadan Baru dan Desa Kadungan Jaya tidak dapat mencairkan ADD tahun 2010 karena belum menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Desa tahun 2009 termasuk ADD yang diterima kepada masyarakat dan juga adanya berbagai temuan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Wilayah pada pertengahan tahun lalu.

Dalam musyawarah LKPJ tersebut, Parhan selaku Sekdes Bumi Rapak membacakan berbagai kegiatan pembangunan yang dibiayai dari ADD tahun 2010 yang lalu seperti Pembangunan Lanjutan Balai Desa, Pembangunan Gorong-gorong dan Jembatan di 3 (Tiga) Dusun, bantuan keuangan bagi Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Bantuan Sosial untuk 65 warga miskin dan Masjid,Pura serta Musholla. Sedangkan pembangunan yang bersumber dari PNPM yaitu dibangunnya rabat beton di sekitar Jalan Pendidikan yang merupakan kompleks sarana dan prasarana pendidikan dari PAUD,TK,SD,SMP dan SMA yang ada di Desa Bumi Rapak. Sedangkan program pembangunan yang berasal dari Pemerintah Daerah Kutai Timur meliputi Bantuan untuk Masjid dan Pura, Bantuan Mesin Listrik,Bantuan Hand traktor, Alsintan, Pupuk ,perluasan areal persawahan hingga pembangunan jaringan irigrasi dari Bendungan Bumi Rapak yang telah dibangun sebelumnya oleh Pemerintah Pusat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s