Dinas Sosial Kutai Timur sosialisasikan Pelatihan untuk Penyandang Cacat di Kaubun

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Untuk pertama kalinya Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur melakukan kegiatan sosialisasi bagi penyandang cacat yang ada di Kecamatan Kaubun pada tanggal 21 April 2011 bertempat di Aula Kantor Camat Kaubun, Desa Bumi Etam. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa dan penyandang cacat yang ada di Kaubun dimaksudkan untuk memberikan pemberitahuan mengenai kegiatan pendidikan dan pelatihan khusus bagi penyandang cacat yang dilaksanakan di Balai Besar Rehabilitasi Sosial RS Prof DR Soeharso, Solo, dimana para peserta yang terpilih mewakili Kabupaten Kutai Timur akan bergabung dengan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia. Rencana kegiatan ini akan dilaksanakan selama 1 (satu) tahun dengan sumber pembiayaan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Camat Kaubun, Rizali Hadi menyambut baik kegiatan sosialisasi seperti ini karena sebelumnya ada 3 (tiga) orang yang telah mewakili Kecamatan Kaubun untuk mengikuti pelatihan serupa di Samarinda. Diharapkan peserta yang terpilih nantinya dapat mengikuti semua bentuk pendidikan dan pelatihan yang disiapkan oleh penyelenggara. “ Harapan Pemerintah, penyandang cacat diharapkan bisa tetap mandiri meskipun dengan keterbatasan yang mereka miliki, para peserta tidak perlu minder dan malu mengikuti kegiatan ini”kata Rizali Hadi mengawali sosialisasi ini. Diharapkan dengan sosialisasi ini para penyandang cacat mengetahui rencana pendidikan, pelatihan dan program lainnya yang akan dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur., tambah Rizali dalam akhir sambutannya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Kabid Rehabilitasi Sosial, Dra. Hj. Wildaniar yang .mewakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur yang bertindak sebagai ketua rombongan pada saat itu. Menurut Wildaniar, Dinas Sosial datang ke Kaubun bermaksud untuk melaksanakan sosialisasi dan pemberitahuan kepada masyarakat khususnya penyandang cacat mengenai rencana pendidikan dan pelatihan yang akan dilaksanakan selama 1 tahun di RS. Prof DR Soeharso, Solo. “ Tidak semua penyandang cacat dapat mengikuti kegiatan ini karena dibatasi umurnya dari 17 tahun hingga 35 tahun, karena usia ini dinilai masih produktif”kata Wildaniar dalam sambutannya. Menurutnya semua biaya mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan termasuk uang saku semua akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur. Diharapkan para orang tua maupun keluarga tidak perlu takut karena selama peserta mengikuti kegiatan ini akan didampingi dan diawasi oleh Dinas Sosial.
Irwan Setiawan,S.Sos, Kasi Rehabilitasi Penyandang Cacat menyampaikan materi sosialisasi kepada para hadirin, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini akan diseleksi dan dilatih baik pendidikan formal maupun pendidikan informalnya. Semua fasilitas telah tersedia di Balai Besar ini termasuk sarana dan prasarana olahraga bagi penyandang cacat. “Bahkan ada perwakilan peserta dari Kutai Timur yang menjadi juara ketika mengikuti kejuaraan antar penyandang cacat beberapa waktu lalu” jangan khawatir semua peserta tidak akan terlantar selama mengikuti kegiatan tersebut, tambah Irwan di akhir acara.

2 pemikiran pada “Dinas Sosial Kutai Timur sosialisasikan Pelatihan untuk Penyandang Cacat di Kaubun

  1. 21-22-23 juni 2012 kegiatan d sangatta selatan cukup sukses,..tolong kegiatan ini terhadap penyandang yg sdh terdata agar dapat berkelanjutan sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yg cacat.
    FORUM KOMUNIKASI PEREMPUAN KUTIM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s