Kegiatan Studi banding Perkebunan Kelapa Sawit ke Muara Wahau

Kaltimpost, Jum’at, 31 Desember 2010 , 07:41:00
Warga Kaubun Studi Banding ke Wahau

SANGATTA- Sejak awal terbentuk, Kabupaten Kutai Timur sangat serius mengembangkan potensi agribisnis. Salah satunya adalah pengembangan perkebunan kelapa sawit di seluruh kecamat. Karena alasan tersebut, kini para camat di 18 kecamatan terus melakukan upaya agar warganya mau mengembankan komoditas unggulan yang satu ini.
Akan tetapi tidak semua kecamatan memiliki kemajuan yang sama dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit, seperti yang dialami masyarakat Kabun. Warga di kecamatan ini masih menghadapi beberapa kendala dalam mengaplikasi program ini, baik dari segi teknis maupun pola kemitraan dengan pihak perusahaan.
Sehubungan hal itu, Camat Kaubun Rizali Hadi mengajak 22 warga mulai dari kepala desa, anggota BPD, para Ketua Kopersi di Kaubun untuk studi banding. Kegiatan itu dilaksanakan tiga hari, tanggal 26 hingga 28 Desember ke perkebunan kepala sawit milik PT Swakarsa Sinar Sentosa yang ada di Kecamatan Muara Wahau.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang pengembangan perkebunan sawit sekaligus mengetahui pola kemitraan kebun plasma yang dijalankan antara pihak perusahaan dengan masyarakat,” kata Camat Rizali Hadi.
Menurut Rizali, selain kedekatan lokasi dan kesamaan geografis, Muara Mahau dinilai telah lebih dulu berhasil mengembangkan perkebunan kelapa sawit dengan pola kemitraan kebun plasma masyarakat dengan melibatkan koperasi yang ada.
Peserta studi banding diterima Ir H Rekso yang merupakan salah seorang jajaran Direksi perusahaan PT Swakarsa Sinar Sentosa. Peserta kemudian diajak mengunjungi pabik CPO (crude palm oil) untuk melihat proses produksi, melihat pengolahan limbah sawit, mengunjungi contoh kebun plasma milik masyarakat Wahau serta berdialog dan tatap muka dengan jajaran direksi perusahaan yang lain, dan Ketua Koperasi Sekunder Semoga Sawit Wahau jaya. Puluhan aparat Kecamatan Kaubun juga diajak mengunjugi poliklinik yang baru dibangun oleh perusahaan.
Camat Rizali berharap dari pelaksanaan kegiatan tersebut peserta yang merupakan warga Kaubun dapat menambah wawasan dan pengalaman tentang bagaimana cara berkebun sawit yang benar.
“Berikut agar kepala desa dan BPD mengetahui secara jelas tentang bagaimana hubungan kemitraan kebun sawit plasma antara pihak perusahaan dengan masyarakat melalui koperasi yang ada,” harap Rizali.
Di Kecamatan Kaubun terdapat delapan desa yang semuanya memiliki koperasi dan telah melaksanakan kemitraan dengan perusahaan sawit, hanya saja hingga saat ini masih mengalami kendala terkait pola perhitungan bagi hasil kebun plasma karena alasan tersebut dilakukan studi banding ke kecamatan tentangga yang dianggap telah berhasil membangun kemitraan dengan perusahaan. (kmf4)

12 pemikiran pada “Kegiatan Studi banding Perkebunan Kelapa Sawit ke Muara Wahau

  1. Setelah study banding perhitungan bagi hasil kebun plasma, terus bagaiamana cara perhitungannya ?? kami mau tahu betul antara lain cara perhitungan-nya antara lain :
    1. Penentuan nilai hasil panen TBS dan harga per kg nya.
    2. Penentuan potongan biaya operasi ( biaya panen dan transport nya ).
    3. Berapa persen potongan wajib dari hasil setiap kali panen utk pembayaran pengembalian
    hutang atas biaya pembangunan kebun plasma.
    4. Berapa besar satuan biaya per 2 hektar yang menjadi hutang petani atas biaya
    pembangunan kbn plasma dan berapa lama jangka waktu pelunasan hutang petani tsb ?.
    5. Dan berapa persen pendapatan bersih petani per bulan per kapling atau per 2 hektar ?

    1. Maaf bapak baru dibalas, dapat kami sampaikan jawaban yang sepengetahuan kami sebagai berikut;
      Kegiatan studi banding di Muara wahau beberapa waktu yang lalu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan perkebunan kelapa sawit di Muara Wahau, setelah kami lihat dan tanya secara langsung kepada pengurus Koperasi di Muara Wahau, ternyata disana yang lebih berkembang adalah kebun sawit rakyatnya bukan kebun plasma, sedang kebun plasma yang bermitra dengan PT Swakarsa Group kami nilai memang baik, hal itu tidak terlepas dari kebijakan manajemen perusahaan sawit yang bermitra untuk transparansi dengan pihak petani plasma. Biaya operasional (panen dan transport) tidak dijelaskan secara rinci dalam kegiatan studi banding tersebut karena tergantung kesepakatan. Namun demikian potongan yang diambil apabila petani panen adalah 2 % untuk Koperasi Primer dan 3 % untuk Koperasi Sekundernya. dan biaya 3% inilah yang digunakan oleh Koperasi untuk menunjang kegiatan operasional koperasi dan kemitraan dengan pihak perusahaan. dari sawit rakyat di Muara Wahau minimal setiap anggota petani rakyat mendapatkan minimal 5 juta per 2 Ha. Info harga sawit bisa dilihat di Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim setiap bulannya. Trims

  2. Kelihatanannya baru kecamatan Kaubun yang punya blog sendiri, saluut…. cuman saya gak tahu posisi dan desa2 di kecamatan Kaubun, kalau bisa tampilkan peta Kecamatan dan desa2 nya biar lebih bagus. data data potensi daerah, budaya daerah dan sebagainya, biar lebih menarik bagi investor. bravooo kec Kaubun. salaaaam

  3. saya sangat berterimah kasih dengan adanya blog ini dmna saya bsa mengetahui perkembangn di kaubun sp 1 karna saya jg punya lahan di SPN mata air namun sampai sekarang koperasinya blum aktif karna anggotanya tidak kompak…

    1. Betul pak permalahan kebun plasma dengan pihak PT SPN saat ini sudah dan sedang ditindaklanjuti oleh pihak Perusahaan. saat ini juga sudah ada pengurus baru yang telah ditetapkan oleh angggota. memang yang terjadi adalah ketidakkompakan anggota dalam menindaklanjuti MOU yang telah dibuat sebelumnya. diharapkan peran aktif bapak yang memiliki kebun plasma untuk terus berkoordinasi dengan koperasi setempat dan Pemerintah Desa Bumi Etam. Trims

    1. Sampai saat ini belum ada kejelasan karena ada beberapa warga pemilik kebun yang belum menyerahkan sertifikatnya kepada pihak perusahaan, PT SPN..sehingga dari pihak Dinas Perkebunan Kabupaten Kutim belum bisa melakukan konversi..trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s